Tuan Rumah Kembali Berjaya: Alumni YAHBON Muh Bintang Raih Juara 1 KTIQ MTQ ke-34 Sulsel
Maros, 18 April 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh kafilah tuan rumah dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros. Muh Bintang, peserta cabang Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ), berhasil meraih Juara 1 setelah melalui persaingan ketat melawan 24 peserta dari berbagai kafilah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Muh Bintang yang berasal dari Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, tampil sebagai representasi terbaik tuan rumah. Ia berhasil menunjukkan kualitas unggul melalui karya tulis ilmiah yang mendalam, sistematis, dan sarat dengan analisis berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
Rangkaian kompetisi berlangsung dengan tingkat persaingan yang tinggi sejak babak awal hingga mencapai puncaknya pada babak final yang digelar pada Jumat. Pada tahap final, Muh Bintang mampu mempresentasikan gagasannya secara komprehensif, dengan argumentasi yang kuat, dukungan referensi yang relevan, serta kemampuan penyampaian yang komunikatif dan meyakinkan di hadapan dewan juri.

Dari aspek penilaian, karya yang disajikan dinilai unggul dalam hal orisinalitas ide, kedalaman analisis, serta kontribusi pemikiran terhadap pengembangan kajian Al-Qur’an secara ilmiah. Keunggulan tersebut menjadikan Muh Bintang sebagai peserta terbaik pada cabang KTIQ tahun ini.
Prestasi ini semakin istimewa karena Muh Bintang merupakan alumni Pesantren Yayasan Ahmad Boe (YAHBON), sekaligus saat ini aktif mengabdi sebagai tenaga pendidik di pesantren tersebut. Perannya sebagai guru menjadi cerminan nyata dari keberhasilan proses pendidikan di YAHBON dalam mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkontribusi dalam dunia pendidikan.
Keberhasilan ini turut memperkuat posisi Kabupaten Maros sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu bersaing dan unggul dalam berbagai cabang lomba. Capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi pesantren dalam membina dan melahirkan sumber daya manusia unggul di bidang keagamaan.
Prestasi yang diraih Muh Bintang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para santri dan generasi muda untuk terus mengembangkan tradisi intelektual berbasis Al-Qur’an. Selain itu, keberhasilan ini juga membuka peluang untuk melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pewarta: SK
