HighlightsPendidikanTrending

Tuan Rumah Bersinar: Santri YAHBON Antar Maros Juara 1 MSQ Putra MTQ ke-34 Sulsel

Maros, 18 April 2026 — Kabupaten Kabupaten Maros kembali menegaskan eksistensinya sebagai daerah dengan kekuatan tradisi keagamaan yang kokoh melalui capaian gemilang dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Bertindak sebagai tuan rumah, Maros sukses meraih Juara 1 pada cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) Putra, mengungguli 24 kafilah dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Prestasi tersebut dipersembahkan oleh tiga santri unggulan dari Pesantren Yayasan Ahmad Boe (YAHBON), yakni Muh. Nur Fadly, Almufaiz Amsir, dan Muh. Alif. Ketiganya dipercaya memperkuat kafilah Maros dan mampu menunjukkan performa terbaik sepanjang kompetisi hingga berhasil meraih posisi tertinggi.

Pelaksanaan MTQ ke-34 ini berlangsung selama sepekan, mulai 12 hingga 18 April 2026, dengan menghadirkan berbagai cabang lomba yang diikuti oleh para qari, qariah, dan peserta terbaik dari seluruh daerah di Sulawesi Selatan. Pada cabang MSQ Putra, persaingan berlangsung sangat ketat sejak babak penyisihan yang digelar pada Kamis, hingga mencapai puncaknya pada babak final pada Jumat.

Dalam babak final, tim MSQ Putra Maros tampil memukau dengan penyampaian materi syarhil Qur’an yang terstruktur, argumentatif, dan kaya akan rujukan dalil. Selain itu, kekompakan tim, harmonisasi penyampaian, serta kekuatan retorika menjadi nilai tambah yang membuat penampilan mereka menonjol di hadapan dewan juri. Penilaian yang mencakup aspek materi, penyajian, serta adab dan etika berhasil mereka penuhi dengan sangat baik.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari pembinaan intensif yang dilakukan oleh pelatih sekaligus pembina Pondok Pesantre YAHBON, Muhammad Sirajudin. Dengan pengalaman dan dedikasinya, ia mampu membentuk karakter santri yang tidak hanya unggul secara akademik keagamaan, tetapi juga memiliki mental kompetitif dan kepercayaan diri tinggi dalam tampil di panggung.

Lebih dari sekadar kemenangan, capaian ini menjadi simbol keberhasilan pembinaan pesantren dalam mencetak generasi Qur’ani yang berkualitas. Pesantren Yayasan Ahmad Boe (YAHBON) kembali membuktikan perannya sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang konsisten melahirkan santri berprestasi di berbagai ajang keagamaan.

Bagi Kabupaten Maros, keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri, terlebih sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan acara, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi di tingkat kompetisi. Hal ini sekaligus memperkuat citra Maros sebagai daerah yang tidak hanya siap secara infrastruktur, tetapi juga unggul dalam pembinaan sumber daya manusia di bidang keagamaan.

Ke depan, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya para santri, untuk terus mendalami Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, capaian ini juga diharapkan dapat menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada ajang MTQ tingkat nasional maupun internasional.

Pewarta:SK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *