Seminar Desa Ampekale, Mahasiswa KKN STAI DDI Maros Paparkan Program Pengabdian
Maros — Pemerintah Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, menggelar Seminar Desa bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI DDI Maros Angkatan XXXVI pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 13.30 WITA. Kegiatan ini menjadi wadah pemaparan sekaligus penyelarasan program kerja mahasiswa KKN dengan kebutuhan dan potensi desa.
Seminar desa tersebut dihadiri oleh Sekretaris Desa Ampekale, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala dusun, ketua RT, serta seluruh mahasiswa KKN STAI DDI Maros Angkatan XXXVI. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan antusiasme dan dukungan terhadap pelaksanaan program KKN di Desa Ampekale.
Dalam sambutannya, Rahmat Rizal selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN STAI DDI Maros menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa.
“Mahasiswa KKN diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, menjunjung tinggi etika, serta melaksanakan program kerja yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, sekaligus terima kasih terhadap semua pihak yang telah menerima mahasiswa kami untuk ber KKN di desa Ampekale ini” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Desa KKN STAI DDI Maros Angkatan XXXVI menyampaikan bahwa seminar desa menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang baik antara mahasiswa dan pemerintah desa.
“Melalui seminar ini, kami berharap mendapat masukan, arahan, dan dukungan dari pemerintah desa serta masyarakat agar program kerja yang kami laksanakan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu bapak Sekretaris Desa menekankan pentingnya silaturrahim karena “Menjaga silaturrahim dengan masyarakat merupakan kunci terciptanya hubungan yang harmonis, memperkuat kepercayaan, serta menjadi dasar keberhasilan setiap program pengabdian dan pembangunan di desa dan silaturrahim bukan sekadar menjalin pertemuan, tetapi membangun rasa kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat”, tegas beliau
Diskusi berlangsung secara terbuka dengan berbagai saran dan masukan dari tokoh masyarakat dan tokoh pemuda terkait program pemberdayaan, sosial, dan keagamaan yang dapat dikembangkan selama masa KKN.
Seminar desa ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Diharapkan, melalui kegiatan tersebut, pelaksanaan KKN Mahasiswa STAI DDI Maros Angkatan XXXVI di Desa Ampekale dapat berjalan secara optimal, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
